Translate

Tampilkan postingan dengan label Profil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Profil. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Januari 2014

Film dan Iklan dari 3KA33 Universitas Gunadarma

Itung-itung buat nambahin postingan, ane ga keberatan nih buat mosting beberapa film pendek dari suatu kelas Sistem Informasi (3KA33) di Universitas Gunadarma.

Langsung aja tanpa basa-basi dan banyak tingkah:
*note: untuk yang punya ilmu lebih, tolong jangan di apa-apakan ya video kami ini!


-Pengamen Ingin Kuliah


- Save Your Energy, Save Your Earth (iklan)


- Stop Motion "Global Warming"


- Film Pendek Anak Kampus Tema Sosial



Bagaimana video-videonya, menarik dan keren bukan? :D
Menurut anda video mana yang paling menarik dan paling keren.



READ MORE >>> Film dan Iklan dari 3KA33 Universitas Gunadarma

Kamis, 28 Maret 2013

Pentingnya Akhlak



PENGERTIAN AKHLAK
Akhlak secara terminologi berarti tingkah laku seseorang yang didorong oleh suatu keinginan secara sadar untuk melakukan suatu perbuatan yang baik. Akhlak merupakan bentuk jamak dari kata khuluk, berasal dari bahasa Arab yang berarti perangai, tingkah laku, atau tabiat. 
Tiga pakar di bidang akhlak yaitu Ibnu Miskawaih, Al Gazali, dan Ahmad Amin menyatakan bahwa akhlak adalah perangai yang melekat pada diri seseorang yang dapat memunculkan perbuatan baik tanpa mempertimbangkan pikiran terlebih dahulu.
Definisi lainnya tentang akhlak:
Kata akhlak diartikan sebagai suatu tingkah laku, tetapi tingkah laku tersebut harus dilakukan secara berulang-ulang tidak cukup hanya sekali melakukan perbuatan baik, atau hanya sewaktu-waktu saja. Seseorang dapat dikatakan berakhlak jika timbul dengan sendirinya didorong oleh motivasi dari dalam diri dan dilakukan tanpa banyak pertimbangan pemikiran apalagi pertimbangan yang sering diulang-ulang, sehingga terkesan sebagai keterpaksaan untuk berbuat.Apabila perbuatan tersebut dilakukan dengan terpaksa bukanlah pencerminan dari akhlak.
Dalam Encyclopedia Brittanica, akhlak disebut sebagai ilmu akhlak yang mempunyai arti sebagai studi yang sistematik tentang tabiat dari pengertian nilai baik, buruk, seharusnya benar, salah dan sebaginya tentang prinsip umum dan dapat diterapkan terhadap sesuatu, selanjutnya dapat disebut juga sebagai filsafat moral.
Ada empat hal yang harus ada apabila seseorang ingin dikatakan berakhlak.
  1. Perbuatan yang baik atau buruk.
  2. Kemampuan melakukan perbuatan.
  3. Kesadaran akan perbuatan itu
  4. Kondisi jiwa yang membuat cenderung melakukan perbuatan baik atau buruk

Pentingya Akhlak Islami:
· Akhlak ialah salah satu faktor yang menentukan derajat keislaman dan keimanan seseorang.
”Paling Sempurna orang mukmin imannya adalah yang paling luhur akhlaknya” (HR Tirmidzi)
“Sesungguhnya kekejian dan perbuatan keji itu sedikitpun bukan dari Islam, dan sesungguhnya sebaik-baik manusia keislamannya adalah yang paling baik akhlaknya” (HR Thabrani, Ahmad, dan Abu Ya'la)
· Akhlak adalah buah ibadah
“Sesungguhnya shalat itu mencegah orang melakukan perbuatan keji dan munkar” (QS. 29.45)
· Keluhuran akhlak merupakan amal terberat hamba di akhirat
“Tidak ada yang lebih berat timbangan seorang hamba pada hari kiamat melebihi kejujuran akhlaknya”.(Abu Daud dan At- Tirmidzi)
· Akhlak merupakan lambang kualitas seorang manusia, masyarakat, umat, karena itulah akhlak pulalah yang menentukan eksistensi seorang muslim sebagai makhluk Allah SWT
"Sesungguhnya termasuk insan pilihan di antara kalian adalah yang terbaik akhlaknya” (HR. Muttafaq alaih)
Ahklak Islami penting dan urgen untuk direfleksikan dalam:
1. skala pribadi
2. skala masyarakat
3. skala umat
· Akhlak juga terbentuk dari khotiroh (lintasan hati). Dari lintasan hati dilakukan/dicoba, lalu menjadi kebiasaan hingga membentuk akhlak. Misainya: kebiasaan mencotek.
· Akhlak dapat berubah tergantung kemauan individu tersebut.
Seseorang dapat berakhlak baik atau buruk, tergantung usaha yang ia lakukan.
Faktor-faktor Pembentuk Akhlak
Al-Wiratsiyyah (Genetik)
Misalnya: seseorang yang berasal dari daerah Sumatera Utara cenderung berbicara “keras”, tetapi hal ini bukan melegitimasi seorang muslim untuk berbicara keras atau kasar karena Islam dapat memperhalus dan memperbaikinya.


  • An-Nafsiyyah (Psikologis)
  • Faktor ini berasal dari nilai-nilai yang ditanamkan oleh keluarga (misalnya ibu dan ayah) tempat seseorang tumbuh dan berkembang sejak lahir. Semua anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, orangtuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi (Hadits).
  • Seseorang yang lahir dalam keluarga yang orangtuanya bercerai akan berbeda dengan keluarga yang orangtuanya lengkap.

  • Syari’ah Ijtima’iyyah 
  • Faktor lingkungan tempat seseorang mengaktualisasikan nilai-nilai yang ada pada dirinya berpengaruh pula dalam pembentukan akhlak seseorang.

  • Al-Qiyam (Nilai Islami)
  • Nilai Islami akan membentuk akhlak Islami.Akhlak Islami ialah seperangkat tindakan/gaya hidup yang terpuji yang merupakan refleksi nilai-nilai Islam yang diyakini dengan motivasi semata-mata mencari keridhaan Allah.
Pentingnya Akhlak Islami
  • Akhlak ialah salah satu faktor yang menentukan derajat keislaman dan keimanan seseorang. Akhlak yang baik adalah cerminan baiknya aqidah dan syariah yang diyakini seseorang. Buruknya akhlak merupakan indikasi buruknya pemahaman seseorang terhadap aqidah dan syariah. ”Paling sempurna orang mukmin imannya adalah yang paling luhur aqidahnya.”(HR.Tirmidi). ”Sesungguhnya kekejian dan perbuatan keji itu sedikitpun bukan dari Islam dan sesungguhnya sebaik-baik manusia keislamannya adalah yang paling baik akhlaknya.”(HR.Thabrani, Ahmad dan Abu Ya’la)
  • Akhlak adalah buah ibadah
  • “Sesungguhnya shalat itu mencegah orang melakukan perbuatan keji dan munkar”(QS. 29:45)
  • Keluhuran akhlak merupakan amal terberat hamba di akhirat
  • “Tidak ada yang lebih berat timbangan seorang hamba pada hari kiamat melebihi keluhuran akhlaknya” (HR. Abu Daud dan At-Tirmizi)
  • Akhlak merupakan lambang kualitas seorang manusia, masyarakat, umat karena itulah akhlak pulalah yang menentukan eksistensi seorang muslim sebagai makhluk Allah SWT.
  • “Sesungguhnya termasuk insan pilihan di antara kalian adalah yang terbaik akhlaknya”(Muttafaq ‘alaih).
Cara Mencapai Akhlak Mulia

  • Menjadikan iman sebagai pondasi dan sumber
Iman artinya percaya yaitu percaya bahwa Allah selalu melihat segala perbuatan manusia. Bila melakukan perbuatan baik, balasannya akan menyenangkan. Bila perbuatan jahat maka balasan pedih siap menanti. Hal ini akan melibatkan iman kepada Hari Akhir. Akhlak yang baik akan dibalas dengan syurga dan kenikmatannya (QS. 55:12-37). Begitu pula dengan akhlak yang buruk akan disiksa di neraka (QS. 22:19-22).


  • Pendekatan secara langsung
Artinya melaui al-Qur’an.Sebagai seorang muslim harus menerima al-Qur’an secara mutlak dan menyeluruh. Jadi, apapun yang tertera di dalamnya wajib diikuti. Misalnya, al-Qur’an melarang untuk saling berburuk sangka (QS. 49:12), menyuruh memenuhi janji (QS. 23:8), dsb.
  • Pendekatan tidak secara langsung
Yaitu dengan upaya mempelajari pengalaman masa lalu, yakni agar kejadian-kejadian malapetaka yang telah terjadi tak akan terulangi lagi di masa kini dan yang akan datang.


Dari hal di atas, intinya adalah latihan dan kesungguhan. Latihan artinya berusaha mengulang-ulang perbuatan yang akan dijadikan kebiasaan. Kemudian bersungguh-sungguh berkaitan dengan motivasi. Motivasi yang terbaik dan paling potensial adalah  karena ingin memenuhi perintah Allah dan takut siksa-Nya.




READ MORE >>> Pentingnya Akhlak

Selasa, 15 Januari 2013

Rasa Kuliah



Meskipun belum kelar kuliah tepatnya masih semester 3, kayaknya belum pantes buat nulis yang kayak beginian. Tapi nggak tau kenapa, dari kemaren tuh kepikiran pengen nulis iniiiii mulu.. Atau mungkin saja ini adalah salah satu cara gue mengeluarkan uneg-uneg yang selama ini terpendam (ceilaahh bahasanya). gue, memang bukan orang yang suka banyak ngomong, dan "Nulis" adalah salah satu wadah buat gue ngomong. wahaha :)

Bicara tentang perkuliahan, kayaknya udah nggak asing lagi buat anak kuliahan (lho?) mungkin asing di telinga tukang sayur, (iyalah!) tapi jangan remehkan tukang sayur lho? dia itu salah satu item yang sangat penting bagi mahasiswa (terutama yang tinggal di Jogja) Gudeg mas? Kecuali tukang sayurnya lulusan S1 persayuran.. ok, kembali ke topik awal, kenapa dunia perkuliahan ada Manis, Asem, Asin dan Kecut yang rasanya ngalahin nano-nano?

dari awal, mari kita tinjau dari kacamata dan perspektif anak SMA tentang perkuliahan "Kebanyakan" mereka pikir kuliah itu "BEbas, pake baju seenaknya, bisa cuti, pokoknya enak dehhhh.. apalagi udah ngekost sendiri, nggak ada yang ngatur-ngatur lagi. nggak ada bikin PR lagi, dan segala macem yang mereka anggap menjadi beban di SMA mereka singkirkan dan mereka membayangkan KULIAH itu MENYENANGKAN.

tapi...

Memang kuliah itu menyenangkan. dan dibalik bayang-bayang kata "MENYENANGKAN" itu ada kata "Kurang Menyenangkan" dan itu terjadi selama proses menjalani perkuliahan. Bagi gue sendiri, Kuliah itu menyenangkan,(meskipun terkadang ada hal yang kurang menyenangkan, tapi semua hal yang kurang menyenangkan itu hilang karena ada "SOMETHING" yang menghilangkannya)  :) dan Something itu akan muncul di bagian akhir nanti.

dari pertama kali masuk kuliah, (mahasiswa baru) dimana masa-masa dan sifat SMA masih melekat erat, pikiran biasanya masih BLANK tentang dunia perkuliahan. Kuliah ngapain aja sih? Kalo nanya ke senior biasanya dijawab "Ah, kuliah mah enak, duduk, dengerin dosen ngoceh, becanda sama cewek, dapet gebetan dan lain lain.. bla bla bla..(senior yang kayak gini menganut paham Masa bodoisme) . dan ada juga senior yang jawabnya kayak gini "Ah, ntar juga pasti tau kok" (nah kalo yang kayak gini menganut paham "Cuekisme"). disini anak mahasiswa baru biasanya akan bener-bener blank  dan nggak tahu apa-apa. PAs dia masuk kuliah, Eh ternyata bener apa yang dibilang senior yang pertama, kuliah itu enak, duduk dengerin dosen ngoceh dan lain sebagainya.selang beberapa bulan, mulai ada perubahan. bagi yang benar-benar serius kuliah akan merasakan perubahan ini. bagi yang nggak serius kuliah cuma sekedar Kunang-kunang (kuliah nangkring-kuliah nangkring) atau Kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang) atau Kupil-kupil (kuliah ngupil-kuliah ngupil) pasti nggak akan ngerasain perubahan ini. nah perubahannya kebanyakan dari porsi yang kecil.

ada perubahan di kelas, mulai dari persaingan biar dapet nilai gede sampai persaingan biar dianggap pintar di depan temen-temennya. kalo yang cewek dari pas gue masuk semester satu kemaren pada saingan"BEHEL" siapa yang paling keren dan "Lensa Kontak" siapa yang paling bagus. kalo semester tiga sekarang ceweknya pada saingan "Kerudung Siapa Yang Paling Cakep Cara Pakenya dan Siapa yang Paling Rempong Make Kerudungnya".kayaknya cewek semakin hari, modenya semakin ribet ya. kerudung aja sekarang cara makenya makin ribet. kata dosen gue mahasiswi sekarang kayak "Onta Arab". bukan gue yg ngomong lho. tapi kita lihat sisi positifnya aja, "ALHAMDULILLAH sekarang cewek banyak yang seneng pake kerudung." Kalo perubahan di cowok, yah kayaknya kurang tau. cowok mah dimana-mana easy going dan serba simpel. Paling keren-kerenan gaya rambut doang. Beda lagi kalo cowoknya yang agak "GEMULAI" gimanaa gitu. ya mungkin ikut-ikutan pake behel biar penampilannya terlihat semakin gemulai.

oke, kembali ke topik persaingan ketat, "Nilai". bukan masalah sepele lho tentang nilai ini bagi mahasiswa yang serius kuliah. ya karena memang selain agar dia bisa dapet ilmu di bangku perkuliahan, dia juga pengen dapet nilai yang gede. logis kan?. Analoginya gini, masa gue udah capek-capek kuliah dan serius kuliah pas lulus nanti nilainya JEBLOK. yaaaa minimal bisa  CUM LAUDE dehhh.. ( haha ). persaingan nilai kayak gini biasanya akan berlangsung selama masa perkuliahan. segala macem cara ditempuh agar bisa dapet nilai gede.apalagi pas UAS atau UTS, semuanya mulai mengencangkan sabuk.
mulai dari belajar mati-matian sampe mata bengkak, terus mulai dengan kreatifitas sendiri "dateng ke abang fotocopy sambil bilang Bang, ini difotocopy tapi tulisannya tolong diperkecil" Sumpah! gue belom pernah ngelakuin yang kayak gini. puiiih, harga diri di depan abang fotocopy rasanya diinjak-injak kalo ngelakuin yang kayak gini. dalam hati abang fotocopynya bilang gini "YAelah neng, kalo kuliahnya kayak gini mah saya juga bisa"
ingat, nyontek itu awal dari belajar korupsi. ya meskipun pas di SMA kemaren gue juga sering nyontek. tapi di bangku kuliah, belom. TOBAAAT!!

ujung-ujungnya, kalo nilai udah keluar, biasanya yang IP-nya paling gede langsung mendapat lirikan dari warga kelas. beda orang beda porsi lirikannya.kalo orangnya pinter dapet IP gede, orang yang sirik biasanya ngelirik "Huh, wajar dapet nilai gede, pas gue minta kasih tau jawaban nggak dikasih tau"
tapi kalo yang nggak pinter-pinter amat terus dapet nilai gede, porsinya lain lagi "Huh, wajar dia kan nyonteknya jago banget. pake bikin kebetan di kotak pensil lagi". nah lho. biasanya ini ketahuan di semester 2 nya. kalo di semester 1, bau-bau curangnya belom tercium.

nah, kalo udah gini, yang punya sifat sirik dan tukang RUMPI langsung bikin gosip yang dilebih-lebihkan. (orang kayak gini cocok kerja di acara gosip di TV, kalo pas lulus kuliah nggak bisa kerja, palingan ntar di kampunya jadi pemimpin GRUP ICTGSRT= IKatan Cewek Tukang Gosip Satu RT). nantinya kebanyakan bikin gosip yang enggak-enggak. entah kebenarannya ada atau nggak, yang lain biasanya langsung termakan omongan nih orang. ujung-ujungnya, orang yang IPnya gede atau yang pinter di kelasnya akan tersisihkan. ini nih yang mirisnya disini. Kasian kan, kalau dia emang bener-bener pintar terus dituduh nyontek padahal dia belajar semaleman nah tiba-tiba dituduh dan dikuclikan dari kelas. Beuh.. nggak kebayang kalo seandainya ini terjadi di kelas gue.

selain itu, biasanya akan terjadi "Bersembunyi dibalik topeng" modus kayak gini biasanya kebanyakan terjadi yang karena dia udah bikin gosip yang enggak enak, dia akan bersembunyi dibalik topeng kebaikannya. dia punya banyak topeng lho, topeng senyum, topeng tulus, topeng baik dan dibalik semua itu mulutnya menyeringai.
ujung dari semuanya, akan terjadi blok-blok kecil yang membuat batas antara yang pintar dan yang biasa-biasa aja. yang pintar akan mengambil tindakan diam dan masa bodo dan menulikan pendengarannya. sedangkan yang biasa-biasa aja akan semakin tersisihkan tanta bantuan yang pengetahuannya melebihi mereka. tidak ada sharing, diskusi dan berbagi ilmu. hal ini yang ditakutkan akan terjadi di dalam kelas.konflik batin, memang tidak terlihat, tapi sangat berasa dan semua orang bisa merasakannya.dan itu, dibalik topeng-topeng itu yang biasanya jadi penyebabnya.

(mudah-mudahan hal ini nggak terjadi di kelas gue dan temen-temen)

Okeeeee.... relax dulu... hehe.. jangan dibikin tegang., minum dulu juice-nya. udah? lanjut...

Selain itu, yang bikin kita dilema saat kuliah biasanya Dilema Organisasi. kalo yang ada niat buat organisasi, terus ada stimulus dari senior dan kita masih dengan perasaan dan pikiran yang terombang-ambing, ikut nggak yaaaa???
pas OSPEK juga biasanya ada tawaran buat ikut organisasi ini. dengan embel-embel "Jangan jadi mahasiswa Kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang) jangan jadi mahasiswa Kunang-kunang dan segala macem sebutannya. jadilah mahasiswa Kura-Kura (kuliah rapat-kuliah rapat).
sebenrnya kalo kita udah punya komitmen yang kuat buat ikut organisasi ya itu malah bagus.
gue selalu salut sama anak yang ikut organisasi. dibalik kesibukan kuliahnya mereka masih sempat mengurusi ummat. bagus lho.
tapiiiii......
dilihat dulu Organisasinya kayak gimana. kalo organisasinya cuma buat seru-seruan doang mah mendingan ga usah. bikin grup band aja sekalian. jangan remehin anak yang ikut organisasi, mereka penopang hidupnya kampus. hehe. salah satu cara yang terbaik adalah pada diri anda sendiri. keputusan ada di tangan anda. dan keputusan diambil untuk dijalani, bukan untuk disesali. nggak ada keadaan dan gambaran yang suram dalam organisasi, semuanya menyenangkan, hanya sama capeknya yang terkadang bikin ilfil.

kemudian...
yang bikin kecutnya dunia perkuliahan itu kayak gini.
saat diskusi kelompok di depan kelas, YANG PINTER SUKA MINTARIN DAN MERASA DIA PALING PINTAR,, dan yang BODOH SEMAKIN TERPOJOK.
ini biasanya terjadi kebanyak di kelas-kelas.
biasanya mahasiswa PENJILAT dosen, CAPER DEPAN DOSEN dan TUKANG NGETES.
saat diskusi di kelas biasanya penyaji materi udah prepare banget dengan materinya. saat diskusi berjalan, semuanya lancar, saat sesi pertanyaan dibuka, sering ada mahasiswa yang Merasa Sok Pinter nanya. (ini beda banget lho. semua mahasiswa juga bisa ngerasain dan ngebedain mana pertanyaan yang bener-bener pengen tahu sama pertanyaan ngetes)
biasanya orang sok pinter ini bertanya dengan pertanyaan yang NJELIMET alias RIBET. sambil bertanya atau sehabis nanya biasanya matanya melirik ke dosen, berharap dosen itu memperhatikannya dan menganggap pertanyaannya berbobot apa nggak, dan berharap dia dapet nilai plus dimata dosen, ujung-ujungnya biasanya berharap dianggap mahasiswa yang aktif di kelas.

sebenernya nggak kayak gitu, kalo emang bener-bener nggak pengen nanya ya jangan nanya. jangan dipaksain. kasian sama yang menyajikan materi., terpojok di depan dengan muka bengong mata melotot ke atas mencari-cari jawaban di kepalanya. kasian kan.
nah, biasanya yang sok pinter ini memberikan pertanyaan yang ribet dan kalo udah dijawab biasanya belum merasa puas dan muncul pertanyaan baru. sebenernya enak kalo diskusi kayak gini. tapi cara dianya itu lho yang kurang mengena di hati. haha.. diskusi yang paling enak itu ya memang seperti itu, tapi amosfer di kelas kalo dia mulu yang nanya, beuh bikin GEDEG! orang kayak gini biasanya udah punya jawaban sendiri dalam batok kepalanya. tapi ga tau kenapa.. jadi ribet deh kalo ngebahas yang beginian. semua kelas biasanya ada yang tipikalnya kayak gini. intinya, beda lho pertanyaan yang kritis sama yang ngetes.

oke, cukup segini aja dulu.,
sebenernya masih banyak hal-hal yang lain yang ada di dunia perkuliahan.
tapi kok perasaan yang dibahas yang asem sama kecut ya? yang manisnya mana?
ya ntar nyusul deh. mungkin hal-hal yang menyenangkan di perkulaiahan itu yang pastinya kelas adalah keluarga besar. disinilah kita merasakan kalau keluarga saat kita sedang kuliah itu ada di kelas. dan di kelas juga ada sahabat yang menyenangkan, dan hal yang paling menyenangkan di kelas adalah saling berbagi. entah itu berbagi makanan ringan atau berbagi cerita atau berbagi air minum saat haus. dan saat di kampus, yang pastinya banyak yang menjadi objek untuk dilihat dilihat. (bagi gue sendiri) inspirasi datang dari sudut manapun. bagi yang punya pasangan di kelas atau di kampus, biasanya selalu semangat berangkat kuliah. gerbang kampus belum dibuka dia sudah nangkring di depan gerbang. tapi pas giliran lagi berantem, rasanya udah nggak mau kuliah lagi. maybe.

selain itu, yang kecutnya lagi adalah saat beradaptasi di kelas. kebanyakan mahasiswa sering susah beradaptasi di kelas kalau temannya nggak klop dan banyak yang nggak sepemikiran dengannya. biasanya efeknya pengen pindah kelas atau pindah prodi karena prodi yang diambilnya nggak cocok.

oke? intinya, semua masalah yang dihadapi dan yang ada di perkuliahan itu adalah sebuah langkah menuju kedewasaan dan kesuksesan suatu hari nanti. jika kita memandangnya dengan kacamata positif, semua masalah yang ada dalam kehidupan itu akan bisa menjadi sebuah batu pijakan untuk menggapai sebuah kesuksesan. Tuhan, nggak akan membiarkan hambanya terus berada dalam kesusahan. selalu ada jalan untuk keluar. dari kesusahan kita ditempa, seperti pedang, dari sebatang besi yang bentuknya tidak beraturan, ditempa dengan palu baja, dibakar dengan api yang membara. hal itu berlangsung lama dan akhirnya jadi sebilah pedang yang siap menebas apapun yang menghalanginya.
begitu juga dengan kita, ditempa dengan masalah kehidupan, terpuruk dan bangkit lagi, semakin hari semakin dewasa dalam menghadapinya. saat keluar dari masalah, kita menjadi pribadi yang menyenangkan bagi diri sendiri. siap dan tangguh untuk menghadapi masalah yang akan datang.

yang pada intinya, masa-masa kuliah itu sangat menyenangkan. serius lho. palagi ada tugas, beuuuuhh... keren banget sibuknya. jadi berasa kuliahnya.
buat yang masih semangat-semangatnya kuliah, tetap semangat ya. buat yang down, ayo kembali semangat buat kuliah. ingat, orangtua di rumah nunggu kapan kita lulusnya dan deg-degan apa nantinya kita jadi pengangguran intelektual atau dapet kerja atau orang yang membuka lapangan pekerjaan buat orang lain, dan mungkin jadi orang yang berguna di masyarakat. :)
READ MORE >>> Rasa Kuliah

Kisah


  • Terkadang kita lupa, apa saja yang telah kita lakukan selama kita hidup di dunia ini. Seberapa besar amal yang sudah kita perbuat, seberapa besar dosa yang pernah kita lakukan. Kita pun lupa, sebagai seorang anak apakah kita sudah berbakti pada orang tua ? Apakah kita sudah membahagiakan orang tua kita ? Kita yang sudah semakin beranjak dewasa malah sibuk sendiri dengan Hp, pacar, game, dll. Sadarkah kita bahwa kita selalu menuntut orang tua. Ada sebuah kisah tentang pohon apel dan seorang anak kecil. Kisah ini saya baca dari sebuah buku dan saya tulis lagi menurut versi saya, tapi saya lupa judul buku itu. Untuk yang menulis dan menerbitkan buku ini, saya mohon ijin untuk menunjukkan tulisan ini untuk para blogger.

  • # KISAH POHON APEL DAN SEORANG ANAK KECIL #
  • Suatu ketika, tumbuh pohon apel yang sangat subur di halaman belakang rumah. Setiap hari ada anak yang memanjat pohon tersebut. Sebut saja si Amir. Ia sering memanjat pohon itu, bermain – main, memakan buah dari pohon itu, tak jarang ia hanya sekedar duduk di bawah pohon yang rindang itu.Kini si Amir sudah tumbuh menjadi remaja. Ia pun jarang mengunjungi pohon apel lagi. Pohon apel sedih, ia merasa kesepian. Lalu suatu hari si Amir berkunjung, pohon apel itu merasa senang. Ia berkata, ” Hai, Amir…Ayo kita bermain. Sudah lama kamu tidak bermain denganku…” Lalu si Amir menjawab,” maaf, tidak seharusnya aku bermain denganmu lagi. Aku sudah besar. Sekarang aku ingin membeli Game terbaru tapi aku tidak punya uang.” Pohon apel cukup kecewa dengan jawaban si Amir namun ia tetap sabar. Kemudian pohon apel pun berkata, ” oh,kamu butuh uang…tapi aku tidak punya uang. Bagaimana kalau kamu ambil saja semua buah di pohonku lalu kau jual ke pasar. Uangnya bisa kau belikan game yang kamu inginkan.” Tanpa banyak bicara, Amir pun segera mengambil semua apel yang ada di pohon itu. Lalu ia pun menjualnya ke pasar. Dan ia mendapat uang untuk membeli game itu.Waktu berlalu, kini si Amir pun telah dewasa dan berumah tangga. Si pohon apel pun kini telah semakin menua, ia sudah jarang berbuah. Di masa tuanya ia merasa sedih karena si Amir sudah tidak pernah mendatanginya lagi. Namun suatu hari si Amir datang dan tentu saja pohon apel bahagia. “Ayo, bermainlah kau disini.” ajak si pohon apel. “ah, tidak…aku sudah tidak pantas untuk bermain-main lagi. Sekarang aku ingin membuat rumah tapi aku tak punya uang untuk membeli atap.” keluh si Amir. “Oo,begitu ya…apa yang bisa aku bantu? Ah, ini ambillah ranting-rantingku. Aku harap ini dapat digunakan untuk atap.” Amir pun bergegas mengambil semua ranting pohon itu. Setelah itu bertahun-tahun Amir tidak lagi mendatangi pohon itu. Si pohon semakin tua, ia sudah tidak dapat berbuah lagi. Daunnya pun sudah tak serimbun dulu. Begitu juga dengan Amir, kini ia sudah tua.Suatu sore terlihat si Amir merenung di bawah pohon apel itu. “Hai, kenapa kamu murung…lebih baik kamu bermain denganku.” hibur si pohon. “Maaf, aku sudah terlalu tua untuk melakukan itu.” jawab si Amir. “Lalu apa yang bisa membuatmu tidak murung seperti itu ?” tanya si pohon. “Aku ingin berlayar tapi aku tidak punya kapal.” Si pohon terdiam sejenak lalu berkata,” Ini ambillah batang pohonku. buatlah kapal dan bersenang-senanglah sepuas-puasnya.” Si Amir pun bergegas menebang pohon itu dan membuatnya sebagai kapal.Keesokan harinya si Amir datang lagi ke pohon apel yang kini tinggal akar-akar tua. “Mau apa kau ke sini ? aku sudah tidak punya apa-apa lagi. Buahku telah kau jual, rantingkku telah kau ambil untuk atap rumah dan batangkku telah kau ambil untuk membuat kapal, kini tinggal akar yang sudah kering yang tidak ada gunanya lagi.” Ucap si pohon apel. “Tidak, aku hanya ingin beristirahat. Aku merasa sangat lelah dan ku rasa akarmu yang besar ini dapat ku manfaatkan. Boleh aku bersandar padamu ?” tanya si Amir. “oh, jika akar tua ini masih berguna untukmu, dengan senang hati. Silahkan bersandar di sini?” Jawab si pohon.
*****************************************************************************************************************Nah, dari kisah di atas dapat di ibaratkan pohon apel itu adalah orang tua kita dan si Amir adalah kita, para anak. Pohon apel rela memberikan semua yang ia punya untuk si Amir. Begitu juga dengan orang tua kita. Mereka rela memberi apapun yang ia miliki untuk kita namun kita sebagai anak kadang lupa akan kasih sayang mereka. Kita hanya bisa menuntut tanpa memikirkan mereka. Kasih sayang orang tua melebihi luasnya samudera. Maka kita pun harus patuh pada mereka. Kapan lagi kita berbakti pada orang tua kalau bukan sekarang ? Sebelum kalian menyesali kepergian mereka.


Oke guys…sayangi orang tua kalian. Berbaktilah pada mereka…Sekian tulisan ini…maaf ya jika ada kalimat yang kurang berkenan…Terima kasih… :)
READ MORE >>> Kisah

Rabu, 24 Oktober 2012

Surat Cinta Anak Akuntansi

Wahai Kekasihku.. Debetlah cintaku di neraca hatimu Kan ku jurnal setiap transaksi rindumu Hingga setebal Laporan Keuanganku Wahai kekasih hatiku... Jadikan aku manager investasi cintamu Kan ku hedging kasih dan sayangmu Di setiap lembaran portofolio hatiku Bila masa jatuh tempo tlah tiba

Jangan kau retur kenangan indah kita Biarlah ia bersemayam di Reksadana asmara Berkelana di antara Aktiva dan Passiva Wahai mutiara kalbu ku Hanya kau lah Master Budget hatiku Inventory cintaku yang syahdu General Ledger ku yang tak lekang ditelan waktu Wahai bidadariku.
Rekonsiliasikanlah hatiku dan hatimu Seimbangkanlah neraca saldo kita Yang membalut laporan laba rugi kita Dan cerahkanlah laporan arus kas kita selamanya Jika di hari closing nanti Tidak ada kecocokkan saldo..
mungkin cinta kita harus dijurnal balik…..
READ MORE >>> Surat Cinta Anak Akuntansi

Hari Pertama, Kedua, dan Ketiga

Hari pertama : Hari kemarin.
Kita tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi.
Kita tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.
Kita tak mungkin lagi menghapus kesalahan dan mengulangi kegembiraan yang Kita rasakan kemarin.
Biarkan hari kemarin lewat dan beristirahat dengan tenang;
lepaskan saja…

Hari kedua : hari esok.
Hingga mentari esok hari terbit,
Kita tak tahu apa yang akan terjadi.
Kita tak bisa melakukan apa-apa esok hari.
Kita tak mungkin sedih atau ceria di esok hari.
Esok hari belum tiba; toh belum tentu esok hari Kita merengkuhnya
biarkan saja…

Yang tersisa kini hanyalah hari ini.
Pintu masa lalu telah tertutup,
Pintu masa depan pun belum tiba.
Pusatkan saja diri Kita untuk hari ini.
Kita dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila Kita mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari.

Hiduplah hari ini. Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.
Hiduplah apa adanya. Karena yang ada hanyalah hari ini, hari ini yang abadi.
Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat, meski mereka berlaku buruk pada Kita.
Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini, karena mungkin besok cerita sudah berganti.
Ingatlah bahwa Kita menunjukkan penghargaan pada orang lain bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapakah diri Kita sendiri.
Jadi, jangan biarkan masa lalu mengekangmu atau masa depan membuatmu bingung, lakukan yang terbaik HARI INI dan lakukan sekarang juga.
READ MORE >>> Hari Pertama, Kedua, dan Ketiga

Note

Tahun ini, Bulan ini, Hari ini, Jam ini, Detik ini ..

Ku berharap kau MATI ..

Mati dengan kepedihan jiwa ku ..

Di kubur dengan penderitaan ku ..

Di sirami dengan air mata darah ku ..

Membusuk dengan pengingkaran janji mu ..

Melebur dengan penghianatan mu ..

Tersiksa dalam ruang penuh kemarahan ku ..

Ku takan pernah berharap kau masuk ..

Ke dalam jiwa yg suci_putih_indah ..

Setelah kau merasakan hancur dalam hati dan hidup mu sendiri ..
READ MORE >>> Note

Kamis, 30 Agustus 2012

Cafe Ojek Management (COM)

jangan di lihat orangnya TAPI saungnya :D

Cafe Ojek Management sebut saja "COM". Cafe Ojek Management adalah Sebuah tempat tongkrongan atau tempat kumpul beberapa manusia 94UL, ustad, dukun, pemusik, tukang timbrung, hewan, dan beberapa binatang jenis melata lainnya di Kartika Wanasari, Cibitung, Bekasi.. Mengapa sih namanya bisa Cafe Ojek Management? mau tau? *yang ga mau tau exit aja dari blog gua haha bercanda* Jadi gini.............. sebenarnya nama "COM" itu di ambil dari tempat usaha kecil kecilan anak tongkrongan tersebut, usahanya itu Wedang jahe dan Susu Jahe yang terletak STRATEGIS DI SEBELAH PANGKALAN OJEK,  COMBERAN LOMPAT DIKIT dan LIAT KIRI ADA LAPANGAN FUTSAL, awal berjalan sih bagus itu usaha namun engga tau kenapa usaha itu ga pernah ada untungnya sama sekali buat penjualnya setelah 3hr berjalan dan di beri nama "Cafe Ojek Management", sekalinya dapet untung duitnya buat beli rokok dan makanan "maklum solidaritas teman". Usaha wedang jahe ini ternyata banyak hambatannya, kurang lebih paruh waktu 3 minggu usaha ini berjalan tiba tiba usaha ini bangkrut. gua sendiri engga tau kenapa usaha ini bisa bangkrut gitu aja padahal gua ini pembuat usaha wedang jahe itu. mungkin segmen kebangkrutan itu ga usah di bahas kali ya..ga enak sama tetangga. hha

Beberapa
anak COM
Setelah kebangkrutan wedang jahe, anak anak jadi betah nongkrong di pangkalan ojek itu. Berbagai aktifitas dan kegiatan pun di lakukan disitu (tidur, makan, main remi, bakar ikan, futsal, keramas, buang ingus, kencing, mandi bahkan sampai bokerrrrrrr pun di rumah masing2 haha. Namun di balik nama Cafe Ojek Management itu terdapat sebuah keJOMBLOan di antara "COM Player" nya ( COM Player = Anak anak yg nongkrong disitu) inilah mereka dan Twitter Mereka:

Anak Ustad cuma kelakuan sedikit menikung
Anak Versi arab / Pemuda Berkalung Sorban
Anak Pak Sur........
Anak Tuan Tangkur
Anak Si Tukang Karung
Anak CR7 (Edit Akte Kelahiran)
Anaka Manusia Timah
Anak Lelaki semi Perempuan
Manusia Satu Juta Dolar
Anak Pak RW
Anak Bersih
Kebot kanan Kebot Kiri
Pemilik Apis Mart
  • Buldom
Anak Galer
  • Galih
Bang Bewok
  • Eko
Anak buah Borju & Tolok
  • Adit
Anak Indigo Penakut

BELUM SELESAI
*****
READ MORE >>> Cafe Ojek Management (COM)

Jumat, 20 Januari 2012

Perkenalan

Assalamualaikum wrwb

Waduuuuuh,

Maaf yah kawan kawan selama ini gua cuma bisa nulis nulis di blog tapi ga tau siapa gua sebenarnya.
#walaupun sebenarnya ada yg ga pengen tau :D
yuups,perkenalkan;

Nama gua : Rizki Surya Nugroho
Gua Anak : Pertama dari 3 Saudara
Panggilan gua :Riisur, Rizki, Ikhi
TTL         : Tangerang, 16-03-1994
Telepon    : 083874026720
Alamat     : Kartika Wanasari E4/07 , Cibitung Bekasi 17520
SD gua      : SDN Wanasari 013
SMP gua   : SMP-N 2 Tambun Selatan
SMA gua  : SMA-N 1 Cibitung
Kuliah gua : Universitas Gunadarma Kalimalang, Kampus J
ini situs situs tentang gua :





  •  YahooMail! : Riisur@yahoo.co.id 


Oia kalo ada comment bisa menulisnya di sini :)
Wassalamualaikum wrwb
THANKS

READ MORE >>> Perkenalan