Translate

Minggu, 15 Juni 2014

Resensi Novel "Summer Breeze"



 Identitas buku
1.      Judul                     : Summer Breeze
2.      Penulis                   : Orizuka
3.      Penerbit                 : Puspa Swara
4.      Tahun terbit           : 2006
5.      Tempat terbit         : Jakarta
6.      Tebal                     : 216 halaman
7.      Ukuran                  : 13 × 19 cm
8.      Jenis cover             : Soft cover
9.      Harga                    : Rp 35.000,-
10.  No. ISBN              : 979 24 4862 4

Sinopsis
Ares dan Orion adalah anak laki-laki kembar. Reina adalah anak perempuan teman bermain Ares dan Orion sewaktu kecil. Mereka bertiga berjanji untuk selalu bersama. Suatu hari mereka membuat surat permohonan yang ditulis di kertas dan dimasukkan ke dalam kaleng biskuit lalu di kubur dibawah pohon akasia di taman dekat rumah mereka, dan akan membaca surat itu sepuluh tahun yang akan datang. Tapi tak lama kemudian Reina pindah ke Amerika karena tugas Ayahnya. Membuat Ares dan Orion kecil sedih dan kehilangan atas kepindahan Reina.


Kini Ares dan Orion sudah remaja, mereka kuliah di tempat yang sama. Ares selalu dianggap bodoh oleh keluarganya, sehingga dia menjadi pemuda yang emosional, skeptis, urakan, dan suka berkelahi, dia mendapat julukan preman kampus. Berbeda dengan Orion, dia mahasiswa yang berprestasi di bidang akademik dan olahraga, dan dia menjadi bintang di kampusnya dan menjadi kebanggaan orang tuanya.


Perlakuan Ayah sangat berbeda terhadap Ares dan Orion, Ares hanya dianggap pembuat masalah dalam keluarga. Ayah sering memukuli Ares, setiap Ares terlibat masalah tanpa peduli apa masalahnya, sebenarnya Ares tidak seperti yang orang lain kira, dia memang berbeda dengan saudara kembarnya, Ares penderita disleksia, dia merahasiakan dari keluarganya, hanya Ares dan dokter Affandi yang mengetahui hal itu.


Bagi Ares, Reina sudah menghianati janjinya, tidak pernah ada kabar sedikitpun dari Reina. Ares tidak ingin mengingat lagi tentang Reina, dia berusaha melupakannya meskipun dihatinya dia masih mengharapkannya. Sudah sepuluh tahun berlalu, toh Reina tidak datang juga untuk memenuhi janjinya untuk bersama membuka dan membaca surat yang mereka buat seperti janjinya sepuluh tahun lalu.


Orion berhasil menemukan kontak dengan Reina melalui friendster. Mereka menjalin hubungan melalui dunia maya tersebut. Setiap malam dia berusaha menghubungi Reina melalui chat room.


Pagi itu adalah hari ulang tahun Ares dan Orion yang ke 20, Ayah dan Ibu membuat kejutan pada waktu mereka makan pagi bersama, mereka memberikan kado istimewa, Ayah sengaja mendatangkannya lagsung dari Amerika. Kado istimewa itu ternyata Reina yang diundang Ayah untuk bisa datang pada hari ulang tahun Ares dan Orion.


Orion sangat terkejut dan senang sekali atas kedatangan Reina, Reina tumbuh menjadi gadis cantik sekarang. Orion sangat mengharapkan pertemuan ini, karena Orion juga meyayangi Reina. Gadis yang selalu hadir dalam mimpinya dan pikirannya selama ini. Reina pun senang, karena akhirnya bisa bertemu dengan Ares dan Orion.


Meskipun terkejut dan senang, tapi Ares menyembunyikan perasaan itu dan tidak mau menunjukannya kepada Reina, dia masih merasa kecewa, marah karena kepergian Reina saat itu.Reina sedih melihat sikap Ares. Karena sebenarnya alasan Reina untuk bisa datang kembali ke Indonesia adalah Ares. Dia sangat menyayangi dan merindukan Ares.


Selama di Indonesia Reina akan tinggal dirumah mereka. Reina memilih tidur dikamar Ares yang berantakan dan dipenuhi poster-poster penyanyi idola Ares. Pilihan Reina membuat Orion dan Ibu merasa heran, dan membuat Ares kesal.


Orion mengajak Reina untuk menemaninya latihan basket di kampusnya. Orion adalah bintang di teamnya, karena permainannya memang bagus. Ada yang tidak suka atas prestasi Orion, dia Raul pesaing team basket di kampus Orion. Karena sebentar lagi akan diadakan turnamen basket antar mahasiswa. Raul menginginkan dia bisa menjadi kapten di team yang selama ini dipegang Orion.


Raul adalah pengecut yang hanya berani mengeroyok orang yang dianggap menghalanginya dengan menyuruh anak buahnya. Dia juga menyukai Lala gadis cantik dikampusnya yang pernah menjadi kekasih Orion dan dekat dengan Ares.


Reina berusaha menemui Ares, yang sedang main band di cafe bersama teman-temannya malam itu. Reina berhasil pergi tanpa diketahui Orion dan Ayah Ibu, dia menuju cafe dimana Ares sedang bermain band. Ares terkejut dan marah melihat Reina bisa ada di cafe itu. Bagi Reina malam itu adalah kesempatannya untuk mengungkapkan rasa rindu dan sayangnya serta menjelaskan yang telah terjadi selama ini kepada Ares. Reina berhasil meyakinkan Ares, dan akhirnya Ares mempercayai Reina dan kembali bersikap baik.


Malam itu juga dirumah, Ayah Ibu dan Orion menunggu kedatangan Reina. Setelah diketahui Reina datang dengan Ares, tanpa mendengarkan penjelasan dari Reina, Ayah langsung memarahi dan memukul Ares. Keadaan biasa yang sering diterima Ares atas perlakuan Ayahnya itu membuat Reina sedih dan berusaha menjelaskan kepada orang tua Ares bahwa malam itu semua adalah keinginan Reina dan bukan salah Ares.


Tapi itu belum menyelesaikan masalah, Orion masih dendam karena Reina ternyata memilih Ares, dan dia berusaha menghajar Ares, merekapun terlibat perkelahian. Orion bukanlah jago berkelahi seperti Ares. Orion merasa Reina telah direbut ole Ares dengan cara yang licik.


Setelah peristiwa itu, hubungan Ares dan Orion semakin buruk. Mereka tidak pernah bicara satu sama lain. Terlebih Ares melihat Reina sedang menunggui Orion latihan basket di kampus.


Sore itu sepulang dari kuliah, Ares sudah ditunggu oleh Reina dan Orion untuk ke taman dimana mereka pernah membuat surat permohonan yang dikubur dibawah pohon akasia. Mereka akan membacanya bersama. Orion menulis keinginannya untuk menjadi arsitek. Ares menulis keinginannya ’aku pengen pegi ke bufan masa Ayah dan Ibu’, dengan ejaan yang salah, karena saat menulis surat itu, Ares masih mengalami gangguan menulis yang parah.


Membaca surat permohonan itu sekarang benar-benar membuka luka lama buat Ares. Reina sudah diberitahu Ares bahwa dia menderita disleksia, dan itu tidak merubah rasa sayang Reina terhadap Ares. Reina berusaha meyakinkan rasa sayangnya kepada Ares dengan menunjukkan surat yang telah ditulisnya sepuluh tahun lalu, yaitu ’ Reina pengen selalu bersama Ares, habis Reina suka sama Ares!’


Ares merasa perubahan besar dalam hidupnya. Seseorang mengharapkannya. Seseorang memilihnya. Seseorang suka padanya. Seseorang bernama Reina. Gadis yang selama sepuluh tahun ini memenuhi mimpi-mimpinya. Gadis yang sangat diinginkannya lebih dari apapun didunia. Dan sekarang gadis itu ada tepat didepannya.


Ares pun kini mempunyai semangatnya lagi. Dia ingin mewujudkan cita-citanya untuk menjadi pilot. Dia bekerja dan mengumpulkan uang untuk dapat membiayai dirinya masuk sekolah pilot di Deraya, sekolah penerbangan yang ada di bandara Halim Perdana Kusuma. Dia ingin membuktikan bahwa dia mampu mewujudkan cita-citanya.


Turnamen basket antar mahasiswa tinggal beberapa hari lagi. Orion berlatih basket ditemani Reina. Orion mendapat ancaman dari Raul. Raul akan menghabisi Orion jika dia tidak mau menyerahkan gelar kapten team pada Raul. Orion tidak peduli dengan ancaman Raul. Manager team basketpun tetap memilih Orion sebagai Kapten team itu.


Hari yang ditunggu datang juga, Orion siap bertanding di turnamen itu. Reina dan Lala sudah ada di bangku penonton memberi support untuk Orion. Kali ini Orion ingin sekali Ares melihatnya bertanding. Orion mencari Ares diantara penonton, tapi dia tidak mendapatkannya. Orion kecewa, tapi dari tempat tersembunyi ternyata Ares melihat pertandingan basket Orion. Ares bangga, melihat permainan Orion.


Orion bermain full time tanpa diganti untuk beristirahat oleh manager teamnya. Orion kelelahan dengan tenaga yang sudah habis, akhirnya team basket kampus Orion berhasil menang tipis dari team lawan. Tapi kelelahannya terbayar sudah ketika dia melihat Ares ternyata ada disana untuk melihatnya bertanding.


Tapi diantara kebahagian Orion saat itu, Raul yang penuh dendam, bersama anak buahnya sudah siap untuk menghabisi Orion. Raul menemui Orion dan membawanya ketempat yang sudah direncanakan Raul, dimana anak buahnya sudah bersiap menghabisi Orion.


Dalam perjalanan menemui Reina di depan kampus, Ares melihat segerombolan orang berjalan tergesa. Dan dia mengenali orang-orang itu adalah anak buah Raul yang pernah berkelahi dengannya. Ares menyadari bahwa ada sesuatu yang tidak beres saat itu, dia teringat pada Orion. Ares mencari Orion dan menemukan Orion sedang di keroyok oleh kelompok Raul. Ares tau Orion bukanlah jago berantem seperti dia. Ares langsung menolong Orion, diapun terlibat dalam perkelahian yang tak imbang itu.


Orion jatuh setelah dipukuli. Orion terus berusaha melawan kelompok Raul. Tanpa diketahui Ares, dari belakang dia diserang oleh lawan yang membawa potongan balok kayu dan memukul kepala Ares. Ares terjatuh berlumuran darah yang keluar dari kepalanya. Reina dan Lala yang sedari tadi hanya bisa melihat dan menanggis, menjerit melihat Ares jatuh tak sadarkan diri.


Ares dibawa ke rumah sakit, dia koma hampir satu jam dan baru siuman dari operasi beberapa hari setelah itu. Dokter menyatakan Ares gegar otak. Ayah sangat sedih, dengan setia Ayah menunggu di sisi Ares sampai Ares tersadar.


Akhirnya Ares membuka matanya, dia sadar dan melihat orang-orang yang disayanginya ada dikelilingnya. Keadaan Ares membuat semua yang ada merasa terharu melihatnya. Reina hampir menangis, namun dia bahagia karena akhirnya dia bisa melihat Ares tersadar dari koma.


Dua bulan setelah Ares diperbolehkan pulang dari rumah sakit, dengan setia Reina mendampinginya. Reina telah membatalkan rencananya untuk kembali ke Amerika sejak peristiwa sore itu. Dia hanya ingin selalu bersama Ares, dan selalu ada untuk Ares. Karena keadaan Ares tidaklah membaik. Tidak seperti Ares yang dulu, kini Ares harus mendapat bantuan orang lain untuk melakukan kegiatannya.


Pagi itu Ares merasa cukup kuat, dia berusaha mengumpulkan segenap tenaganya, agar bisa tampil sehat didepan keluarganya. Dia ingin mengajak Reina berjalan-jalan di taman. Reina terperanjat melihat Ares menggunakan pakaian serba putih. Jelas-jelas bukan yang diinginkan Reina. Ini mengingatkannya pada mimpi buruknya.


Reina denagn takut-takut bergerak kearah Ares, lalu memegang tangannya. Reina benar-benar mempunyai perasaan buruk soal baju ini, tapi melihat kondisi Ares yang benar-benar baik, dia mengusir perasaan itu. Mungkin ini hanya sugesti atau apa.


Ares dan Reina berjalan menuju taman. Reina merasakan hangatnya tubuh Ares. Reina benar-benar senang Ares bisa sesehat ini.


Mereka sampai di taman. Reina melepaskan tangan Ares lalu dia duduk di bawah pohon perjanjian mereka. Kemudian Ares merebahkan diri. Reina merasakan keadaan Ares kembali memburuk. Napasnya tersengal seperti kemarin, dan tak ada lagi senyum cerah di wajahnya. Singkatnya, Ares seperti kembali sakit setelah keluar dari rumah.


Melihat kondisi Ares, Reina mengajaknya pulang. Ares menolaknya. Dia mengulurkan tangan agar Reina menyambutnya. Reina mengikutinya, lalu merebahkan dirinya disamping Ares. Reina bisa mendengar detak jantung Ares, dan kepala Reina bergerak naik turun seiring dengan napas Ares yang cepat.


Ares masih merasakan kesadarannya. Tapi dada dan kepalanya terasa sangat sakit. Reina diam saja sementara mendengarkan detak jantung Ares yang tak beraturan. Reina merasa sudah berbuat bodoh. Harusnya tadi pulang dan meminta bantuan.


Kini Ares merasa sudah merasa tak sanggup menahan sakitnya. Dia berusaha mengatakan sesuatu kepada Reina. Reina tidak mau mendengar apa yang Ares katakan. Dia tidak mau mendengar kata-kata Ares yang lebih terdengar seperti ucapan selamat tinggal. Ares menghela napas, lalu mengumpulkan tenaga lagi, dia mulai bernyanyi.


Reina mendengar setiap kata dari bait-bait lagu Ares yang dinyayikan dengan suara liri. Reina ingin menangis, tapi tak dilakukannya. Reina meresapi kata-kata Ares lagi. Tapi beberapa detik kemudian, reina menyadari sesuatu.


Bahwa tak terdengar apapun lagi di telinga kiri Reina. Tidak terasa lagi gerakan naik-turun dari dada Ares. Reina berharap dia bermimpi. Reina tidak mau melihat wajah Ares. Reina yakin, tak ada apa pun yang terjadi. Reina berharap Ares hanya tertidur.


Tapi Reina tak merasakan detak sekecil apa pun. Reina merasakan sekujur tubuh Ares dingin dan kaku.


Ares sudah meninggal. Ares yang disayanginya sudah meninggalkannya. Reina menangis tanpa bergerak sedikit pun dari dada Ares.


Tak akan ada lagi Ares yang bagai kobaran api. Tapi kenangan tentangnya akan terus berkobar di hati Reina.


Pemakaman Atres sudah berakhir. Ayah dan Ibu masih tampak shock. Kematian Ares yang tak terduga kemarin memang mengejutkan banyak orang. Orion tak menyangka kalau kemarin Ares hanya berpura-pura sehat.


Tapi Orion tak menyesal. Dia sudah berbaikan dengan Ares. Entah mengapa Orion merasa lega sekaligus kehilangan pada saat yang bersamaan. Lega karena akhirnya Ares terbebas dari penderitaannya, kehilangan karena Orion belum sempat menghabiskan banyak waktu bersamanya.


Tadi Ayah dan Ibu sangat terkejut dengan penemuannya dikamar Ares. Mereka menemukan sebuah berkas berlabelkan Deraya, sekolah peenerbangan, yang berisi brosur, copy formulir, dan juga surat pengantar. Semua tak ada yang percaya bahwa Ares memiliki keinginan yang kuat untuk menjadi pilot, dan dia berhasil membuktikan pada semua orang bahwa dia mampu. Ayah sampai menangis karenanya.


Dan seakan belum cukup, dokter Affandi, dokter umum yang dulu sering menerima keluhan Ares, saat datang ke pemakaman mengatakan bahwa Ares pengidap disleksia dari sejak kecil. Jelas, Ayah, Ibu dan Orion shock berat. Selama ini mereka menyangka Ares ank bodoh atau ber-IQ rendah. Dokter Affandi bingung karena tak seorang pun dari keluarga Ares yang mengetahui hal ini. Dan dia segera meminta maaf karena merasatelah menambah kesedihan Ayah dan Ibu.


Ares sering mendapat perlakuan tak adil karena dia menderita disleksia. Ayah lah yang merasa paling menderita dengan berita ini. Dia merasa buruk karena telah salah paham, dan juga tidak memperhatikan tanda-tanda disleksia pada Ares kecil. Ibu juga menderita karena merasa dirinya bukan Ibu yang baik karena tak mengenali tanda-tanda disleksia pada Ares. Orion juga merasa bersalah karena dulu dia malah selalu berusaha menjadi lebih dari ares. Seumur hidup Orion sudah bertarung dengan Ares dalam hal apa pun, tapi pada akhirnya memang ares lah yang pantas menjadi juaranya.


Orion menatap Reina yang masih memandangi pusara Ares yang dipenuhi bunga. Orion tahu Reina pasti sangat terpukul karena kehilangan Ares, karenadialah orang terakhir yang berada di samping Ares menjelang ajalnya.


Sekarang, semua orang sudah pulang, begitu pula Ayah dan Ibu. Yang tertinggal hanyalah Reina dan Orion. Tidak ada yang berbicara diantara mereka selama beberapa menit. Orion dan Reina sIbuk dengan pikirannya masing masing.


Orion memandang Reina yang tampak hampa. Reina meletakkan bunga mawar di atsa pusara Ares. Lalu Reina menatap Orion dengan mata berkaca-kaca. Orion tak membalasnya. Dia memandangi pusara Ares. Orion bergerak mengambil bunga dari keranjang, lalu meletakkannya persis disebelah bunga Reina.


Reina tersenyum, lalu bersama Orion pergi dari pemakaman, meninggalkan cintanya.


Hanya untuk sementara saja, janji Reina.

Unsur intrinstik novel
1.      Tema
·         Seorang anak kembar yang memiliki sifat sangat jauh berbeda 180◦.
·         Perjuangan Ares yang mempunyai penyakit disleksia, namun  ia tetap dapat mengejar cita-citanya.
·         Kesetiaan seorang gadis terhadap teman masa kecil yang ia cintai, meski sudah berpisah 10 tahun lebih.
2.      Tokoh
·         Tokoh utama : Antares
·         Tokoh kedua : Orion
·         Tokoh ketiga : Reina
·         Tokoh pembantu : Tante Risa, Lala, Raul, Dipo, Wanda, Odi
·         Tokoh piguran : Reno, Juanda, Dokter Ardi, Aryo, Heru, Faisal
3.      Penokohan
·         Ares : Preman kampus, skeptis dan emosional. Seumur hidup dicap bodoh oleh semua orang karena ia menderita penyakit disleksia. Bagi keluarganya, masa depan Ares gelap, segelap malam yang paling buta.
·         Orion : Bintang basket, penerima beasiswa, sekaligus cowok popular di kampus, Bagi keluarganya, masa depan Orion cerah, secerah matahari.
·         Reina : Cewek cantik bak bidadari, teman masa kecil Ares dan Orion. Tapi Reina sangat mencintai Ares, saudara kembar Orion.
4.      Alur
Alur maju, dimana novel menceritakan masa kecil Ares dan Orion yang bersahabat dengan gadis cantik bernama Reina, namun Reina harus tinggal di Amerika dan Ia kembali ke Indonesia setelah 10 tahun lebih.
5.      Sudut pandang
Sudut pandang orang pertama
6.      Amanat
·         Setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan orang tua tidak boleh membeda-bedakan anak-anaknya.
·         Orang tua harus dapat memahami masalah yang dialami oleh anak-anaknya, karena itu komunikasi didalam keluarga sangatlah penting.

B.     Kelemahan Novel “Summer Breeze”
1.      Kelemahan Sampulnya yaitu :
·         Judul tidak menjelaskan isi novel.
·         Warna sampul bagus, namun tidak cocok dibaca oleh kalangan dewasa
2.      Kelemahan Isinya yaitu :
·         Ada beberapa kata yang menggunakan bahasa Inggris, sehingga membuat bingung pembaca dalam memahami kata-kata tersebut.
·         Isinya sebagian kecil menceritakan tentang kebiasaan merokok dan perkelahian yang tidak patut di contoh.

C.    Kelebihan Novel “Summer Breeze”
1.      Kelebihan Sampulnya yaitu :
·         Gambar sesuai dengan isi, yaitu seorang gadis dan saudara kembar yang berbeda sifat yang di gambarkan dengan cirri-ciri fisik yang berbeda pula.
·         Warnanya menarik sehingga cocok dibaca oreh kaum remaja.
·         Sampulnya terdapat logo penerbitnya.
·         Bagian belakang sampul terdapat synopsis yang memudahkan pembaca dalam memahami isi novel keseluruhan.
2.      Kelebihan Isinya yaitu :
·         Alurnya jelas, sehingga membuat para pembaca seperti ikut merasakan suasana sesuai dengan isi cerita.
·         Menceritakan tentang kesetiaan dan keteguhan seorang gadis meski sudah berpisah selama puluhan tahun.
·         Isi dari novel tersebut menggunakan kata-kata yang sederhana, sehingga pembaca lebih mudah memahami novel tersebut

D.    Gaya bahasa :
Novel ini menggunakan bahasa modern, ringan namun tetap sanggup menghantarkan makna yang dalam. Penulis juga banyak menyisipkan kata-kata asing sebab ada banyak kutipan lirik lagu yang dimasukkan.

E.     Biografi Penulis
Orizuka (nama asli Okke Rizka Septiani) adalah pengarang novel remaja yang telah menghasilkan 18 karya, di antaranya yaitu Summer Breeze, telah diangkat ke layar lebar pada tahun 2008.

 Lahir di Palembang 26 tahun silam, penggemar thriller ini senang mempelajari bahasa asing. Selain menulis, di waktu luang ia gemar membaca, menonton, mendengarkan music serta fangirling bersama para Kpoppers. Gadis yang humoris ini kuliah di Komunikasi UGM angkatan 2004. Bola dan basket adalah tontonan favoritnya. Dari SMP udah biasa nulis-nulis, dan beberapa karyanya telah dipublikasikan. Dia juga pernah menjadi juara 2 Lomba Teenlit Puspa Swara.

Sumber: sumber1sumber2sumber3
READ MORE >>> Resensi Novel "Summer Breeze"

Teori Tentang Semi Proposal Ilmiah


LANDASAN TEORI
1.      Proposal

1.1  Pengertian Proposal
Proposal merupakan pedoman kerja, gambaran atau peta perjalanan lengkap yang akan dilalui selama melakukan kegiatan, berarti bahwa ia telah mempunyai gambaran menyeluruh atau lengkap mengenai lingkup dan urutan kegiatannya, tenggang waktu, saat mulai, serta saat bilamana harus berakhirnya pelaksanaan dari masing-masing kegiatan, pihak-pihak lain yang terkait dan harus dihubungi, sarana yang dibutuhkan dan lain sebagainya.
Bagi sebuah organisasi (kepanitiaan), menyusun proposal kegiatan merupakan langkah yang sangat penting, karena langkah ini dapat menentukan berhsil tidaknya seluruh kegiatan. Sebelum seseorang (organisasi, panitia) memulai dengan kegiatannya maka ia harus membuat perencanaan tertulis yang biasa disebut dengan proposal kegiatan. Di dalam istilah tersebut terkandung pengertian suatu usulan. Kelihatannya, sebuah kegiatan bukan hanya untuk organisasinya saja, karena kata “mengusulkan” mengandung makna bahwa sesuatu masih menunggu jawaban atau izin dari pihak lain.
Penyusunan proposal merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dan sebagai langkah awal untuk melaksanakan kegiatan. Dengan membuat proposal seseorang dituntut untuk merumuskan dengan jelas apa tujuan yang ingin dicapai. Dengan demikian sebuah organisasi dapat mengayunkan langkah dengan pasti dalam melaksanakan peneletiannya karena tanpa adanya keraguan lagi.

1.2  Sistematika Penulisan Proposal

1.         Pendahuluan
a.         Berisi tentang hal¬hal dan kondisi umum yang melatarbelakangi dilaksanakan kegiatan tersebut.
b.         Hubungan kegiatan tersebut dalam kehidupan sehari-¬hari (nyata).
c       Point-¬point pembahasan pada pendahuluan ini, mengacu pada komponen S¬W¬O¬T yang telah dibahas sebelumnya

2.        Dasar Pemikiran
a.        Berisi tentang dasar yang digunakan dalam pelaksanaan, misalnya: program kerja pengurus dan lain¬-lain.
       Jika kegiatan tersebut bukan dari organisasi, maka didasarkan secara umum, misalnya: Peraturan Pemerintah No sekian

3.         Tujuan
a.         Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan tersebut ( umum dan khusus).
b.         Tentukan juga keluaran ( output ) yang dikehendaki seperti apa.
Contoh :
a.         Memperoleh kader-¬kader OSIS.
b.         Memberi pengetahuan organisasi dan leadership bagi calon anggota OSIS.

4.         Tema
Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut.

5.         Jenis Kegiatan
a.         Diperlukan untuk menjelaskan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan jika kegiatannya lebih dari satu.
b.     Menjelaskan bentuk dari kegiatan tersebut. Misal: berupa Seminar, Pelatihan, penyampain materi secara lisan, Tanya jawab dan simulasi dll.

6.         Target
Berisi uraian yang lebih terperinci dari Tujuan (Point 3) terutama mengenai ukuran-ukuran yang digunakan sebagai penilaian tercapai atau tidaknya tujuan.
Contoh : Target acara ini adalah untuk mencetak minimal 25 orang anggota OSIS yang berprestasi dan berbakat

7.         Sasaran atau Peserta
Menjelaskan tentang objek atau siapa yang akan mengikuti kegiatan tersebut ( atau lebih kenal dengan peserta.

8.         Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Tentukan dimana, hari, tanggal, bulan, tahun serta pukul berapa akan dilaksanakan
kegiatan tersebut

9.         Anggaran Dana
Dalam anggaran disini, hanya disebutkan jumlah total pemasukan dan pengeluaran yang diperkirakan oleh panitia, sedangkan rinciannya dibuat dalam lampiran tersendiri

10.       Susunan Panitia
Dalam halaman atau bagaian susuna panitia, biasanya hanya ditulis posisi yang penting¬penting saja, seperti Pelindung Kegiatan, Ketua panitia, Streering Commite dll, sedangkan kepanitian lengkap dicantumkan dalam lampiran

11.       Jadwal Kegiatan
a.         Dibuat sesuai dengan perencanaan dalam kalender Kegiatan yang telah disusun sebelumnya
b.         Atau bisa juga ditulis terlampir, jika jadwalnya banyak

12.       Penutup
a.         Berisi tentang harapan yang ingin dicapai dan mohon dukungan bagi semua pihak
b.         Ditutup dengan lembar pengesahan proposal
c.         Terakhir, diikuti dengan lampiran

1.3       Perbedaan Proposal Penelitian (Ilmiah) dan Proposal Umum (Semi Ilmiah)
a.         Proposal Penelitian dalam dunia ilmiah (pendidikan) yang disusun oleh seorang peneliti atau mahasiswa yang akan membuat penelitian (skripsi, tesis, disertasi). Dalam dunia ilmiah, proposal adalah suatu rancangan desain penelitian (usulan penelitian) yang akan dilakukan oleh seorang peneliti tentang suatu bahan penelitian. Bentuk “Proposal Penelitian” ini, biasanya memiliki suatu bentuk, dengan berbagai standar tertentu seperti penggunaan bahasa, tanda baca, kutipan dll.

b.         Proposal Umum yang sering digunakan sebagai usulan atau rancangan kegiatan. Bentuk proposal ini memiliki banyak kemiripan dengan model Proposal Penelitian yang digunakan dalam dunia ilmiah, namun karena sifatnya yang lebih umum maka “Proposal Umum” biasanya lebih lentur dalam penggunaan bahasa dan tidak terlalu kaku dalam aturan penulisan. Namun, walaupun lebih “bebas”, penulisan Proposal Umum tetap harus mengindahkan kaidah¬ kaidah dan sistematika tertentu, agar dapat dengan mudah dimengerti oleh orang¬-orang yang membaca proposal tersebut.

Secara mendasar, harus di garis bawahi bahwa penulisan proposal hanya salah satu dari sekian banyak tahap perencanaan, seperti yang telah diuraikan sebelumnya dalam buku ini. Penulisan proposal adalah suatu langkah penggabungan dari berbagai perencanaan yang telah dibuat dalam tahap¬tahap sebelumnya. Ini berarti, tanpa terlebih dahulu melakukan langkah¬langkah sebagaimana yang diuraikan dalam buku ini, maka kemungkinan besar penulisan proposal akan menemui kesulitan.

READ MORE >>> Teori Tentang Semi Proposal Ilmiah

Kamis, 08 Mei 2014

Definisi Diferensi dan Stratifikasi

DIFERENSI DAN STRATIFIKASI

A.Struktur sosial.
           
1.      pengertian
        
           masyarakat dapat ditinjau dari sudut structural dan sudut dinamika, sudut stuktural dinamakan juga sudut structural sosial, yaitu jalinan antara unsur-unsur sosial yang pokok, diantaranya kaidah-kaidah atau norma-norma sosial, lembaga-lembaga sosial, kelompok-kelmopok sosial serta lapisan-lapisan sosial
      dengan demikian, unsur-unsur  pokok dari struktur sosial suatu masyarakat terdiri atas:
a)      kelompok sosial
b)      lembaga sosial
c)      kaidah-kaidah atau norma sosial
d)     lapisan-lapisan sosial/stratifikasi sosial


Beberapa pandapat mengenai definisi struktur sosial antara lain:

a)        Raymond Firth
Menurut Raymond Firth struktur sosial merupakan suatu pergaulan hidup manusia, baik dari berbagai tipe kelompok yang terdiri atas banyak orang, maupun dari berbagai lembaga yang didalamnya banyak orang mengambil bagian.
b)   Soerjono Soekanto
               Menurut Soerjono Soekanto struktur sosial mengacu pada hubungan-hubungan yang lebih fundamental yang memberikan bentuk dasar pada masyarakat yang memberi batas-batas pada aksi mungkin dilakukan secara organisasi.
c)      Talcott Parson
Menurut Talcott Parson struktur sosial membicarakan tentang keterkaitan antara institusi-institusi dan bukan keterkaitan antar maunusia.
d)     Coleman
Menurut Coleman struktur sosial sebagai hubungan antar manusia dan antar kelompok manusia.
e)   Komblum
Menurut Komblum struktur sosial adalah perilaku berulang-ulang yang manceritakan hubungan antar individu dan antar kelompok dalam masyarakat
  
B.Diferensiasi sosial

1.Pengertian Diferensiasi sosial


    Difernsiasi atau pembedaan sosial adalah pembedaan penduduk atau warga masyarakat dalam golongan-golongan atau kelompok secara horizontal (tidak bertingkat) perwujudannya adalah penggolongan penduduk atau dasar perbedaan dalam hal-hal yang tidak menunjukan tingkatan,ras,agama,jenis kelamin,profesi,klain,suku bangsa,dan sebagainya.


2.Ciri-ciri Deferensiasi Sosial

                 Ciri-ciri diferensiasi sosial adalah sebagai berikut:
a)      Ciri Fisik
b)      Ciri sosial
c)      Ciri budaya

3. Bentuk – bentuk Diferensiasi Sosial
 Bentuk – bentuk diferensiasi sosial bisa di golongkan ke dalam dua bagian            seperti berikut:


a)      Sistem biologis
Bentuk diferensiasi sosial berdasarkan system biologis sebagai berikut:

1.      Diferensiasi jenis kelamin (Sex Differentiation)
2.      Diferensiasi umur (Age Differentiation)
3.      Diferensiasi ras (Rasial Differentiation)
4.      Diferensiasi intelektual (Intelektual Differentiation)


b)  Kondisi sosio-kultural
            Bentuk diferensiasi sosial berdasarkan kondisi sosial cultural sebagai berikut:

1.      Diferensiasi agama (Religion Differentiation)
2.      Diferensiasi suku bangsa (Triball Differentiation)
3.      Diferensiasi klan (Clan Differentiation)
4.      Diferensiasi profesi (Profession Differentiation)

                   


Masyarakat Multikultural


Pengertian kelompok sosial

              Kelompok sosial adalah suatu kehidupan bersama individu dalam duatu ikatan bersama. Dalam hidup bersama tersebut dapat adanya interaksi dan intereallasi sosial yang memungkinkan timbulnya perasaan bersama atau lazim disebut sebagai some degree of fellow feeling.
              Individu-individu yang kelompok dalam suatu keadaan tertentu dan pada waktu tertentu tidak bias disebu sebagai kelompok sosial ,contoh:orang-orang yang menonton sepak bola, orang-orang yg mengerumuni pedagang sayuran dan sebagainya.



Ciri–ciri kelompok sosial

           Kelompok sosial merupakan suatu perkumpulan dari individu-individu yang saling interaksi sehingga menumbuhkan perasaan bersama. Dengan demikian kelompok sosial mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

              1) Memiliki kepentingan bersama
              2) Adanya interaksi dan komunikasi di antara anggotanya
              3) Memiliki norma-norma yang mengatur hubungan diantara para anggotanya
              4) Merupakan kesatuan yang nyata dan dapat dibedakan dari kelompok atau                         kesatuan kelompok yang lain
              5) Memiliki struktur sosial yang setiap anggotanya memiliki status peran tertentu. Kelangsungan hidup kelompok tersebut tergantung pada kesungguhan para anggotanya dalam melaksanakanperannya


              Berdasarkan ciri-ciri kelompok sosial tersebut, maka kelompok sosial dapat dibedakan ke dalam dua bentuk, yaitu kelompok sosial kecil dan kelompok sosial besar.

1.      kelompok sosial kecil (face to face grouping)
2.      kelompok sosial besar

kelompok sosial kecil adalah kelompok yang jumlahnya sedikit.
          Contoh:keluarga,kerabat,teman seprmainan.

Kelompok sosial besar adalah kelompok sosial yang memiliki jumlah anggotanya relative besar.
          Contoh:masyarakat kota,suku bangsa,dan bangsa

                     
3.  Klasifikas menurut cara terbuntuknya


a.       Klasifikasi semu
Ciri – cirri kelompok semu :
1.      Kehadirannya tidak konstan.
2.      Tidak ada kesadaran per kelompok.
3.      Tidak ada interaksi – interaksi dan komunikasi secara terus menerus.
4.      Tidak teroganisir dalam satu wilayah tertentu.
5.      Tidak di rencanakan, terjadi tidak sengaja, sangat mendadak atau secara spontan.
b.      Kelompok nyata



4. Klasifikasi menurut W.G. Sumner

a.       In-group
b.      Out-grup


5. Klasifikasi menurut kuantitas hubungan antar anggota

a.       Membership group adalah kelompok sosial tempat seseorang yang secara fisik menjadi anggotanya.
b.      Reference group adalah kelompok sosial yang di jadikan acuan dalam bersikap, menilai ataupun bertintak oleh seseorang yang bukan sebagai anggota kelompoknya.

6. Klasifikasi menurut Merton

a.       Membership group
b.      Reference group

Perkembangan kelompok sosial dalam Masyarakat Multikultural



1.     Suku bangsa Batak
Masyarakat Batak punya tiga konsep jiwa dan roh yaitu ;
1)      Tondi, adalah jiwa atau roh seseorang yang juga merupakan kekuatan.
2)      Sahala, adalah kekuatan yang menentukan hidup seseorang yang di dapatkan bersama tondi sewaktu masih dalam kandungan.
3)      Begu, adalah tondi yang telah meninggal.
2.     Suku bangsa Minangkabau
1)      Seni musik
Alat musik minangkabau;
-          Saluang terbuat dari bambu di kenal sebagai seruling atau suling.
-          Talempong adalah alat musik yang terdiri atas bilah-bilah kayu atau kuningan sebanyak 9 atau 12 buah yang di letakan pada wadah yang berbentuk perahu.
2)      Seni tari
-          Tari Randai
-          Tari Lilin
-          Tari Payung
-          Tari Serampang dua belas
3.     Suku bangsa Jawa
1)      Seni tari :
-          Tari Serimpi
-          Tari Kendalen
-          Tari Merak
-          Tari Remong
-          Reog Ponorogo
-          Tari Gambyong

                  2) Seni musik :
                                 - Gamelan khas Jawa
         - Selawatan khas Jogja
   - Siter alat musik dengan cara petikan.
READ MORE >>> Definisi Diferensi dan Stratifikasi

Minggu, 04 Mei 2014

Proposal Kegiatan

Memperluas wawasan dapat dilakukan dengan cara mengadakan kegiatan ilmiah. Misalnya seminar atau karya wisata. Sebelum melaksanakan suatu kegiatan, sbeaiknya membuat proposal terlebih dahulu.
Proposal adalah usulan untuk melakukan suatu kegiatan.

Pengertian dari proposal adalah sebuah tulisan yang dibuat oleh si penulis yang bertujuan untuk menjabarkan atau menjelasan sebuah tujuan kepada si pembaca (individu atau perusahaan) sehingga mereka memperoleh pemahaman mengenai tujuan tersebut lebih mendetail. Diharapkan dari proposal tersebut dapat memberikan informasi yang sedetail mungkin kepada si pembaca, sehingga akhirnya memperoleh persamaan visi, misi, dan tujuan. 

Ada beberapa hal yang biasanya di detailkan dalam proposal bisnis:
1. Penjabaran mendetail mengenai tujuan utama dari si penulis kepada pembacanya.
2. Penjabaran mendetail mengenai proses bagaimana mencapai tujuan si penulis kepada pembacanya.
3. Penjabaran mendetail mengenai hasil dari proses yang telah dijabarkan diatas sehingga mencapai tujuan yang diinginkan oleh si penulis dan juga si pembaca.

Kegiatan adalah suatu peristiwa atau kejadian yang pada umumnya tidak dilakukan secara terus menerus. Penyelenggara keitan itu sendiri bisa merupakan badan, instansi pemerintah, organisasi, orang pribadi, lembaga, dll. Biasanya kegiatan dilaksanakan dengan berbagai alasan tertentu, mulai dari peringatan ulang tahun sebuah organisasi, kampanye sebuah partai politik, atau bahkan sosialisasi sebuah kebijakan pemerintah.

Berikut ini adalah pengertian dan definisi kegiatan:

ISTILAH PERPAJAKAN
Kegiatan adalah keikutsertaan dalam suatu rangkaian tindakan, termasuk mengikuti rapat, sidang, seminar, workshop, pendidikan, pertunjukan, dan olahraga

KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA
Kegiatan adalah aktivitas, usaha, pekerjaan atau kekuatan dan ketangkasan serta kegairahan

UU RI NO 15 TH 2006
Kegiatan adalah sekumpulan tindakan pengerahan sumber daya baik yang berupa personel (sumber daya manusia), barang modal termasuk peralatan dan teknologi, dana, atau kombinasi dari beberapa atau kesemua jenis sumber daya tersebut sebagai masukan (input) untuk menghasilkan keluaran (output) dalam bentuk barang / jasa

ABDUL HALIM
Kegiatan bagian dari program yang dilaksanakan oleh satu atau lebih unit kerja pada SKPD sebagai bagian dari pencapaian sasaran terukur pada suatu program dan terdiri atas sekumpulan tindakan

RAMLAN. S
Kegiatan adalah bagian dari program yang dilaksanakan oleh satu atau beberapa satuan kerja sebagai bagian dari pencapaian sasaran terukur pada suatu program

ISTIMAWAN DIPOHUSODO
Suatu kegiatan merupakan sebuah operasi individu yang untuk kegunaannya dalam penjadwalan dapat dipandang sebagai suatu satuan kegiatan terkecil yang tidak dirinci lagi

NAFRON HASJIM, DENDY SUGONO, NURBAITI DJAMALUS
Kegiatan adalah suatu perilaku yang dikerjakan secara sungguh - sungguh dan terencana untuk mencapai suatu tujuan 

SYAFARUDIN
Kegiatan adalah upaya yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu

JOS DANIEL PARERA
Kegiatan merupakan semua tingkah laku yang terjadi dalam interaksi berbahasa

Sistematika Proposal

Dalam pembuatan proposal perlu diperhatikan bagaimana sistematika penulisan sebagai berikut :

1. Pendahuluan
• Berisi tentang hal-hal dan kondisi umum yang melatarbelakangi dilaksanakan kegiatan tersebut.
• Hubungan kegiatan tersebut dalam kehidupan sehari-hari(nyata).
• Point-point pembahasan pada pendahuluan ini, mengacu pada komponen S-W-O-T yang telah dibahas sebelumnya.

2. Dasar Pemikiran
• Berisi tentang dasar yang digunakan dalam pelaksanaan, misalnya: Tri Darma Perguruan Tinggi, program kerja pengurus dan lain-lain.
• Jika kegiatan tersebut bukan dari organisasi, maka didasarkan secara umum, misalnya : Peraturan Pemerintah No sekian

3. Tujuan
• Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan tersebut ( umum dan khusus).
• Tentukan juga keluaran ( output ) yang dikehendaki seperti apa

4. Tema
• Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut

5. Jenis Kegiatan
• Diperlukan untuk menjelaskan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan jika kegiatannya lebih dari satu.
• Menjelaskan bentuk dari kegiatan tersebut. Misal: berupa Seminar, Pelatihan, penyampain materi secara lisan, Tanya jawab dan simulasi dll.

6. Sasaran/Peserta
• Menjelaskan tentang objek atau siapa yang akan mengikuti kegiatan tersebut ( atau lebih kenal dengan peserta).

7. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
• Tentukan dimana, hari, tanggal, bulan, tahun serta pukul berapa akan dilaksanakan kegiatan tersebut.

8. Anggaran Dana
• Dalam anggaran disini, hanya disebutkan jumlah total pemasukan dan pengeluaran yang diperkirakan oleh panitia, sedangkan rinciannya dibuat dalam lampiran tersendiri.

9. Susunan Panitia
• Dalam halaman atau bagaian susuna panitia, biasanya hanya ditulis posisi yang penting-penting saja, seperti Pelindung Kegiatan, Ketua panitia, Streering Commite dll, sedangkan kepanitian lengkap dicantumkan dalam lampiran.

10. Jadwal Kegiatan
• Dibuat sesuai dengan perencanaan dalam kalender Kegiatan yang telah disusun sebelumnya.
• Atau bisa juga ditulis terlampir, jika jadwalnya banyak.

11. Penutup
• Berisi tentang harapan yang ingin dicapai dan mohon dukungan bagi semua pihak.
• Ditutup dengan lembar pengesahan proposal
• Terakhir, diikuti dengan lampiran.

Proposal :
1. Tertulis kepada seseorang yang perlu membuat keputusan biasanya yang melibatkan pengeluaran atau investasi uang (misalnya klien atau pelanggan, komite, seseorang yang bertanggung jawab atas keuangan dalam perusahaan atau organisasi, dll).

2. Biasanya formal dalam register, tetapi juga bisa semi-formal ketika ditujukan kepada komite yang merupakan kolega.

3. Penulis menggunakan bahasa sedemikian rupa sehingga ia persuasif, selain daftar alasan dan membuat saran.

4. Ditulis untuk seseorang yang keputusan langsung akan bermanfaat bagi penulis dalam beberapa cara (penulis misalnya adalah seorang tenaga penjualan) atau kelompok penulis milik (misalnya tim atletik lokal amatir yang membutuhkan dukungan).

5. Mungkin tidak mungkin tidak memiliki judul.
Tujuan umum dari proposal adalah mengidentifikasi kebutuhan tertentu, menjelaskannya dan menyarankan bagaimana kebutuhan ini terbaik dapat dipenuhi.

Contoh Proposal

Untuk anda yang ingin mengetahui informasi lebih detil mengenai Contoh Proposal Kegiatan HUT RI yang baik dan benar, anda dapat menyimak informasi yang akan Garismiring.com jelaskan secara rinci untuk membantu anda membuat proposal yang baik dan benar, seperti berikut:

Contoh Proposal Kegiatan HUT RI

LATAR BELAKANG

Dengan motivasi proklamasi 17 Agustus 1945, kita lanjutkan pembangunan ekonomi menuju peningkatan kesejahteraan rakyat, serta kita perkuat ketahanan nasional menghadapi tantangan global.

MAKSUD DAN TUJUAN

A. Maksud

Adapun maksud diadakannya kegiatan ini adalah sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan YME dan kegembiraan dalam menyambut Hari Ulang Tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-68 pada tanggal 17 Agustus 2013.

B. Tujuan

Adapun tujuan diadakannya acara ini adalah untuk:
Mempererat tali silaturahmi antar sesama warga RT 06/RW 07, Kelurahan Sukamenak, Kecamatan Kopo-Bandung.
Meningkatkan semangat juang dalam meraih prestasi diantara anak-anak.
Memupuk jiwa sportifitas dalam berlomba diantara anak-anak.
Memupuk semangat kebangsaan antar generasi untuk memperkuat ketahanan nasional menghadapi tantangan global.

TEMA KEGIATAN

Aktivitas ini mengedepankan kebersamaan warga antar Kopo dan mengembangkan daya kreativitas, keterampilan, ketangkasan, serta sportifitas.

JENIS KEGIATAN

A. Perlombaan untuk anak:
Lomba tarik tambang
Lomba joged
B. Perlombaan untuk dewasa:
Lomba marathon
Lomba sepak bola antar RT
Lomba lintas alam

WAKTU dan TEMPAT

A. Lomba Tarik Tambang
Hari, tanggal: -
Waktu: -
Tempat: -

B. Lomba Joged
Hari, tanggal: -
Waktu: -
Tempat: -

C. Lomba Marathon
Hari, tanggal: -
Waktu: -
Tempat: -

D. Lomba Sepakbola
Hari, tanggal: -
Waktu: -
Tempat: -

E. Lomba Lintas Alam
Hari, tanggal: -
Waktu: -
Tempat: -

SUSUNAN KEPANITIAAN

Penanggung Jawab:
A. Panitia Pelaksana
B. Seksi-seksi

ANGGARAN BIAYA

A. Sumber Dana
B. Pengeluaran

PENUTUP

Demikianlah proposal ini saya bikin, saya mengharapkan dukungan serta partisipasi bapak/ibu. Semoga acara ini dapat terlaksana sebagaimana yang kita inginkan.

Atas perhatian serta hubungan kerjasama bapak/ibu saya ucapkan terima kasih.

READ MORE >>> Proposal Kegiatan

Definisi Karangan Popular

Karangan popular atau karangan non ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari – hari.

Pengertian Karangan Ilmiah Populer Menurut Sumber:

1.Amir dalam bukunya yang berjudul dasar- dasar Penulisan Karya ilmiah (tahun 2007;halaman 144) Beliau mengatakan bahwa “Karangan ilmiah populer adalah karangan ilmiah yang berisi pembicaraan tentang ilmu pengetahuan dengan teknik yang sederhana mengenai hal- hal tentang kehidupan sehari- hari”.
                       
2.  Prof.Dr. Suhardjono dalam bukunya yang berjudul Pedoman Penyusunan Karya Tulis Ilmiah (tahun 2001;halaman 35) Beliau mengatakan bahwa “karangan ilmiah populer yaitu pengetahuan ilmiah yang disajikan dengan tampilan format dan bahasa yang lebih enak dibaca & dipahami, fakta yang disajikan harus tetap obyektif dan dijiwai dengan kebenaran dan metode berfikir keilmuan”.

3.      Aceng Hasani (ikhwal menulis;2005) Karangan ilmiah populer adalah karangan yang berisi tentang disiplin limu tetapi tidak mengikuti prosedur karya ilmiah dengan tujuan agar lebih mudah dipahami oleh berbagai golongan.
Itulah pengertian karangan ilmiah populer menurut 3 sumber, dan kami akan menjabarkan pengertian tersebut menurut pendapat kami sendiri. Karena pada dasarnya setiap manusia pastinya memiliki pendapat dan presepsi tersendiri. Dan inilah penjabaran pendapat kami:
Menurut Amir, dalam bukunya yang berjudul “Dasar- dasar Penulisan Karya Ilmiah”, perbedaan Karangan Ilmiah dan Kkarangan Ilmiah Populer berdasarkan bahan, penyajian, sikap penulis serta simpulan adalah sebagai berikut:


No
Perbedaan
Karangan Ilmiah
Karangan Ilmiah Populer
1
Bahan
Menyajikan fakta yang benar/ obyektif, dapat dibuktikan.
Menyajikan fakta obyektif, bisa juga fiktif.
2
Penyajian
Menggunakan bahasa baku (cermat, formal, dan lugas), sistematis (sesuai dengan kerja ilmiah), dan metode ilmiah.
Menggunakan bahasa yang cermat, tidak selalu formal tetapi tetap taat asas, disusun secara sistematis, tidak memuat hipotesis.
3
Sikap Penulis
Jujur (tidak melebih-lebihkan atau mengurangi sesuatu), objektif (tidak mengejar keuntungan pribadi).
Tidak memancing pertanyaan yang meragukan perasaan pembaca agar seolah-olah mereka menghindari sendiri.
4
Simpulan
Berdasarkan fakta dan bukan emotif.
Membiarkan fakta berbicara sendiri, sekalipun didahului dengan membimbing dan mendorong pembacanya untuk berpikir aplikasinya.
                            


Ciri – ciri karangan popular adalah:
1.      Ditulis berdasarkan fakta pribadi
2.      Fakta yang disimpulkan subjektif
3.      Tidak memuat hipotesis
4.      Penyajian disertai dengan sejarah
5.      Gaya bahasa komotatuf
6.      Bersifat imajinatif
7.      Situasi didramatisir
8.      Bersifat persuasive

                     Bahasa dalam karangan popular melonggarkan aturan berbahasa ilmiah yang baku. Bahasa dalam karngan popular menggunakan kata – kata yang bermakna konotasi dan figurative, menggunakan istilah – istilah umum atu popular yang dipahami semua kalangan, dan menggunakan kalimat yang kurang efektif.

Menulis karya ilmiah populer, secara hakiki sama dengan menulis berbagai bentuk tulisan yang lain. 
Langkah-langkah yang harus ditempuh adalah:

1. Menentukan Tpoik
Sebelum menulis kita harus menentukan topik lebih dahulu. Topik adalah pokok pembicaraan yang mendasari tulisan dan menjiwai seluruh isi karangan.

2. Menentukan Tujuan
Tujuan penulisan harus ditetapkan sebelum karangan dikembangkan.  Dengan menyadari tujuan yang akan dicapai, berbagai data yang berdaya dukung untuknya harus dipersiapkan. Buku pendukung yang berteori tentang itu dicari dan beragam tulisan pada banyak majalah dan surat kabar dikumpulkan sebagai pembanding.

3. Mengumpulkan data.
Untuk mendukung tulisan, sejumlah data harus dikumpulkan. Tulisan ilmiah populer adalah jenis tulisan yang tergolong argumentatif, yakni tulisan yang harus didukung fakta dan data untuk pembuktian sesuatu sehingga dapat meyakinkan, mempengaruhi, dan mengubah sikap pembaca. Data yang telah kita selidiki dan ternyata akurat serta cocok untuk mendukung tulisan, dapat kita masukkan dan kita susun ke dalam kerangka karangan. 

Untuk mengumpulkan data dapat ditempuh dengan cara:
a. Mengingat-ingat kembali pengalaman yang telah dialami.
b. Mengadakan pengamatan dan penelitian di lapangan (Wawancara, diskusi, angket, dan lain-lain.
c. Membaca buku, majalah, artikel, dan sebagainya
d. Mengutip pendapat orang lain.
e. Mencari informasi dari orang yang berwenang, atau ahli dalam bidangya.

4. Menyusun Kerangka Karangan
Kerangka karangan merupakan rencana kerja yang memuat garis-garis besar atau susunan pokok pembicaraan sebuah karangan yang akan ditulis. Dengan kerangka karangan ini, tidak akan terjadi pembicaraan yang tumpang tindih pada bagian-bagian tertentu dan penyimpangan-penyimpangan topik dapat dihindarkan. Kerangka tidak disusun sekali jadi. Jika data berubah atau bertambah, kerangka pun akan berubah. Setelah kerangka disusun,perlu diuji dengan cara membuat pertanyaan seperti di bawah ini:
a. Sudahkah tujuan karangan dirumuskan dengan jelas?
b. Sudah jelaskah hubungan antar bagian karangan?
c. Sudah benarkah urutan bagian-bagian karangan mencerminkan pengembangan topik pusat secara logis dan sesuai dengan tujuan semula?
d. Sudah lengkapkah kerangka itu?
e. Dapatkah bagian pikiran yang ada dalam kerangka dikembangkan dengan rincian?

5. Mengembangkan Kerangka Karangan
Semua gagasan yang terorganisasikan dalam kerangka dan sudah dilengkapi dengan data yang menunjang, selanjutnya kita kembangkan dalam kalimat-kalimat yang efektif. Penyelesaian langkah kelima ini harus selalu berpedoman pada kerangka. Ide-ide baru yang mungkin mengganggu kelancaran logika, jangan dimasukkan ke dalam kerangka. Ide baru yang dapat menambah baik karangan dapat dimasukkan ke dalam kerangka. Jangan lupa apabila mengutip pendapat orang lain lewat bukunya, kita harus menyebut pengarangnya, tahun terbit, penerbit, dan halamannya.

6.Koreksi dan Koreksi
Setelah naskah selesai kita tulis, perlu kita koreksi. Koreksi dilakukan terhadap hal-hal berikut ini.
a. Isi:
Benarkah pengembangan kerangka sudah dilakukan dengan cermat dan memadai? ataukah perlu diubah, ditambah, atau dikurangi?
b. Kalimat:
Sudah efektifkah kalimat-kalimat yang kita gunakan dalam pengembangan paragraf?
c. Ejaan:
Sudah sesuaikah ejaan yang kita gunakan dengan ejaan yang berlaku?
Jika kesalahan sudah diperbaiki, kekurangan sudah ditambah, dan data yang kurang sudah dilengkapi, kita sampai pada langkah yang terakhir yaitu menulis naskah jadi.

7. Publikasi.
Publikasi dilakukan untuk memperoleh masukan. Masukan dapat berasal dari teman, dari kelompok kecil lingkungan sendiri, atau dari khalayak. Publikasi secara bertahap dapat dilakukan dari yang paling sederhana. Diawali dengan pemuatan tulisan pada majalah dinding, melalu buletin sekolah, sampai akhirnya dipublikasikan di Majalah atau surat kabar umum. Untuk Para guru Tarakanita dapat dipublikasikan di Majalah "Getar Tarakanita" atau di Website Tarakaniata. Akhirnya selamat berlatih menulis Ilmiah Populer, banyak manfaat yang bisa kita petik, baik dari segi finansial maupun pengembangan diri.

Tujuan Karangan Populer

Tujuan menulis karangan populer sekadar memberikan sumbangan pemikiran berdasarkan informasi atau wawasan penulisnya dan selanjutnya (lazimnya diharapkan) sebagai bahan wacana atau diskursus tentang topik itu bagi pembacanya. Materinya tidak selalu harus berdasarkan pada fakta-fakta empirik (penelitian), boleh juga dari hasil pengamatan atau perenungan (refleksi). Pembahasan dan analisis tidak perlu terlalu mendalam dan rinci, namun logika serta sistematika pemikiran harus tetap diperhatikan, agar pembaca dapat menangkap pesan sesuai dengan yang ingin disampaikan. Pembahasan dan analisisnya sedapat mungkin menggunakan kata-kata, istilah-istilah atau kalimat yang mudah dicerna dan sudah populer di masyarakat. Semua itu tidak harus secara ketat mengikuti “aturan main” penggunaan tata bahasa yang berlaku di dunia akademik (Wiyata,2008).

Manfaat Penyusunan bagi Penulis adalah:

Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif;
Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber;
Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan;
Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis;
Memperoleh kepuasan intelektual;
Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan;
Sebagai bahan acuan/penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya

Terdapat beberapa tips atau cara untuk menulis tulisan populer, antara lain adalah (Jamaludin, 2006) :

Menulis populer adalah menulis untuk pembaca ‘awam’. Karena itu, berempatilah terhadap pembaca. Mudahkan urusan mereka dalam memahami tulisan kita, jangan mempersulit atau bahkan menyiksa pembaca.
Hindari istilah teknis dan jargon.
¨ Istilah teknis adalah istilah yang hanya dikenal dalam disiplin ilmu tertentu

Contoh: “Tiga Primata Endemik Indonesia Lahir di TSI Cisarua Bogor”

¨ Jargon adalah istilah yang hanya berlaku di lingkungan tertentu (instansi pemerintah, militer, atau LSM tertentu )

READ MORE >>> Definisi Karangan Popular